Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Puisi Kota

Andi D Handoko* Ziarah Kota kota-kota telah mati orang-orang tak rela untuk mati mereka pergi dalam sebuah dunia sunyi setelah se…

Awal Tahun Ini

Malam tahun baru suara mercon berpacu bunyi bising kendaraan lampu-lampu jalan enggan terlihat sudut malam tak lagi sunyi semarak…

Sajak-Sajak

andi d handoko Manusia fabel manusia-manusia terlahir kembali dalam dunia yang entah mereka duduk dalam singgasana istana penuh t…

Sekadar Renungan

Potret Sunyi Pandang lekat senyummu yang kaku Berbaur dengan wangi bunga perkabungan Potret-potret hidupmu kini hanya tersimpan d…

Puisi Kali Ini

Tarian Sunyi Aku menari di atas pasir yang mengendap di kepalamu tanganku melambai-lambai turun tajam menancapkan kerikil nisan d…

Puisi Lagi

Pengantin Iblis malam begitu mistis bunyi dentang lonceng berbunyi tujuh kali begitu pula ketika kita berpelukkan di malam ini tu…

Puisi

Diskusi Hujan Februari berair rebah mendung masih membawa puting angin mengarak jelaga awan-awan di langit Alam mendengar hujan b…

Puisi

Biografi Suara Suara-suara menembus kotak angka-angka mati memenuhi suara gambar dalam pigura tanpa kata dingin merindukan suara …

Takzim Kematian

Barangkali tak ada satu tanda yang memisahkan antara nirwana dan neraka dalam pengembaraan hidupmu kelak. Sepiring sedih selepas …

Puisi

Pinggir Sejarah Dari pinggir sejarah kita menghitung luka-luka berkarat pada jendela nako yang mulai pecah daging-daging amis mem…

Poem

Ingatan Sebuah Rumah lama kabarmu jauh lepas di antara pandangan mata yang kamu lihat di cermin uban-uban putih menggigilkan pagi…